Kamis, 16 Juni 2011

MENGGABUNGKAN DUA GAMBAR DENGAN PHOTO SHOP

.Trik Menggabungkan Dua gambar Dengan Photoshop
Sebelum saya menjelaskan tentang penggabungan gambar dengan photoshop ada baiknya saya akan menunjukan sebuah gambar yang berhasil saya manipulasi dengan menggunakan photoshop gimana ‘,,setuju kan?” Ya, biar teman- teman jadi semangat untuk mempelajarinya…
Nah kira –kira gimana menurut pendapat anda ? Pasti teman- teman sangka ini kelihatan susah ya?”.enggk kali mas ?”ya bener banget tuh yang ngomong kaya gitu soalanya saya sangat setuju kalau ada yang bilang seperti itu
Gambar A gambar. B
Kok seneng sih kalau yang susah dibilang gampang ?” karna kalau yang susah di jadikan seneng kita jadi semangat buat nyelesain permasalahan tersebut. Dan yang pastinya “Tidak menyerah sebelum berperang Kan?”(Alias :P engecut) Pasti teman-teman nggak mau di bilang pengecut kan , Nah kalau nggak mau sama donk kaya saya ,.Nah alasan inilah saya selalu menganggap yang susah menjadi mudah. “Saya kira udah cukup alasan ya?”,….
“Koq gitu sih Mas ?” , So kita disini bukan mau ngebahas alasan But ngebahas penggabungan gambar , Jadi banyak alasan nih ?….He……he……
Sebelum kita beranjak kemasalah kita yang sebenarnya , kita tetukan dulu versi photoshop yang mau di gunakan .untk kali ini saya masih menggunakn photoshop 7.0.
Kalau teman –teman punya photoshop cs2 atau cs3 itu lebih baik .Nah kalau teman –teman ingin lebih nyaman ketika bekerja menggunakan photoshop sebaiknya computer teman-teman mempuyai memori minimal 256 MB ,”Terus kalau kurang dari 256 MB gimana?”. Boleh aja sih, tapi kamu saya sarankan untuk mempersiapkan kesabaran……he…..he..”.
Sealanjutnya teman-teman harus mensetting alokasi memori di komputer yang akan di gunakan photoshop, Supaya teman-teman bisa bekerja lebih nyaman .Nah yang perlu teman-teman lakukan adalah , buka program photoshop setelah itu coba lakukan perintah di bawah ini
Klik Edit|Preferences|Memory & Image Cache….

Gbr.1.2
Atur Cache Level menjadi 8, dan atur agar persentase memory yang digunakan tidak melebihi 70%. Pastikan tersisa minimal 128 MB untuk Windows.
Sekedar tambahan, coba arahkan krusornya kebagian Display & Cursors, aktifkan Use Pixel
Doubling.
Pilihan Use Pixel Doubling akan membuat gambar buram ketika digeser, namun membuat Photoshop bekerja lebih cepat, Nah kalau untuk yang ini sih terserah teman-teman.
Nah untuk persiapakn saya kira udah cukup . Selanjutnya kit akan langsung ke proses kerjanya ja Oke !” Lets Go”.
Setelah tampilan photoshop terbuka coba masukan gambar yang akan di olah (Manipulasi) caranya :
Klik menu |File |Open ,Lalu cari folder tempat anda menyimpan photo.

Gbr.1.3
Nah gambar yang diatas merupakan dua gambar langasung ykang saya masukan kelembar kerja di Photoshop.
Selanjutnya kita akan memindahkan gambar B Pertama –tama kita harus mengcopy masing-masing gambar tersebut caranya pilih tool Marquee pada menu tool bar seperti gambar berikut
Sebelumnya coba kita maksimalkan dulu tampilan dari salah satu gambar yang akan kita copy .Tujuan dari di copy supaya gambar yang kita olah tidak mengubah gambar yang aslinya .
Kalau gambarnya telah tampil dalam bentuk semuanya sehingga kita dapat melihat sisi gambar yang akan kita seleksi .
Barulah kita seleksi dengan tool Marquee seperti gambar 1.4
Jika teman-teman mengalami kesulitan dalam melihat ukuran gambar yang sebenarnya coba anda Tekan (CtrL +) atau( CtrL -)
Gbr 1.5
Setelah menseleksi bagian gambar seperti pada gambar 1.5. pilih menu
|Edit |Copy, lalu close atau miniz gambar yang petama ini.
Setelah keluar dari gambar yang pertama lalu Klik menu |File |New . sampai keluar kotak dialog yang menyuruh anda memasukan ukuran ,nama, dan dll. Seperti gambar berikut
Coba anda ganti namanya menjadi proyek1.
Untuk preset size atau ukuran gambar hasil copyan untuk ini anda bisa gunakan Default Photosop Size supaya ukurannya sama antara yang asli dan yang copyan .
Nah kalau udah begini tinggal klik Oke , setelah keluar tampilan, lembar kerja yang kosong .tekan CtrL + V atau pilih menu |Edit |Paste.
Maka anda akan segera melihat hasilnya jreng……!”
Untuk selanjutnya tinggal mencopy gambar A yaitu gambar orang ganteng yang ada di lembar kerja Photoshop.”Ganteng? jadi pengen ketawa nih…..
Cara kerjanya sama dengan yang pertama (B).
Yang ini ,coba sendiri Oke !.itung-itung melatih megang mouse ….he….he…
Kalau udah sekarang kita akan pindahkan gambar A ke gambar B dimana gambar A seolah-olah ada di dalam gambar B.
Sekarang kita pilih tool Polygonal laso tool seperti pada gambar 1.7 ,sebenarya memilih tool bebas, tapi saya lebih seneng menggunkan tool ya ng satu ini.
Pada gambar A kita Cuma mengambil gambar orangnya aja. Tidak beserta background gambar jadi kita perlu membuang backgroundnya dengan cara memotongya.Perhatikan Gbr .1.8 .gambar pertama sebelum di potong yang kedua setelah di potong Nampak pada gambar background menjadi warna putih pada bagian sebelah kiri gambar tesrsebut. Setelah menseleksi gambar (sampai-
Edit point pertama dengan edit point terakhir) setelah bertemu, Lalu tekan Delete pada key board. Lihat pada gmbar pertama!.Setelah berhasil menghilangkan bacgroundnya maka tahap pertama sudah sukses dan kita tinggal memindahkan gambar tersebut ke gambar B dengan bantuan tool Move .Klik menu tersebut (jangan di lepas dulu) kemudian arahkan ke gambar A sambil tekan pula tombol Alt secara bersamaan.
Lalu geser mouse kearah gambar B, setelah masuk ke gambar B lepaskan klik mousenya dan lihat hasilnya seperti pda gambar 1.9.
Kalau sudah seperti ini kita tinggal atur posisinya untuk mengaturnya ,pertama-pertama kita klik dulu gambar yang ada di layer, lalu arahkan tool Move ke gambar yang akan kita atur posisinya . Dengan mengklik tahan dan geser atau jika kita ingin, mengubah background atau gambar B kita juga harus mengklik Layernya terlebih dahulu barulah setelah itu mengeditnya
Jika posisinya sudah sesuai dengan yang kita inginkan .Tentunya kita tinggal menyimpan hasil tersebut .Tetatpi sebelum menyimpannya kita mesti menyatukan gambar tersebut dengan cara. Menggunkan Recentagle marquee tool pada bar tool (lihat gbr .1.4).seleksi gambar terlebih dahulu kemudian ikuti langkah sebagai berikut.
Pilih menu|Image |Crop ,
Selanjutnya kita tinggal mrnyimopan gambar tesebut dengan cara
klik|File |save As ,
Setelah mucul kotak dialog meminta agar anda di mana akan menyimpan hamsil karya anda tersebut .selanjunya pada format file anda bisa memilihnya sesuai kehendak anda dengan mengklik select size pada kotak format file.Biasanya disitui ada bnayak pilihan mulai*. Jpeg, *. Gif dll.
Untuk menyamarkan agar garis pertemuan gambar A dan gambar B atau agar terlihat lebih asli coba anda select gambar A dengan tool Magic wand . Setelah itu pilih menu
|Select |Father, lalu mucul kotak dialog meminta berapa ukuran pixel yang akan anda gunakan untuk ini anda sesuaikan saja jika anda merasa sudah setuju klik Oke setelah itu tekan tombol Delete dan anda akan segera melihat hasilnya (catatan hal ini bisa dilakukan sebelum anda mengcropnya)
Nah gimana kira-kira bisa nggak atau jadi tambah pusing ?” baguslah kalau pusing emang begitu kalau belajar yang benar bisa buat pusing .Tapi kalau teman –teman masih pusing atau mau Tanya sola trik mnggunakan Photoshop teman-teman boleh Tanya atau kirim aja emailnya ke : jombi_par@yahoo.com atau rahmat_vina@yahoo.com. Terserah mau pilih yang mana dan mudah-mudahan saya bisa kasih solusinya mengenai persoalan trik menggunakan Photoshop.
Udah dulu ya ?” di session lain pasti kita ketemu lagi dengan pembahasan materi yang tentunya tidak kalah menarik. Selamat mencoba dan terimakasih atas perahtiannya Sayonara !!!!!! 

Ringkasan ihya' ulumidin

Banyak sekali dan ilmu di dalam alquran, diantaranya allah telah berfirman, "niscaya allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantara kamu, dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat".
(QS. AL Mujadilah : 11). Sebagaimana ibnu abbas pernah mengatakan bahwa sesungguhnya para ulama' mempunyai derajat diatas orang -orang mukminsebanyak 700 derajat yang jarak antara dua derajatnya adalah perjalanan 500 tahun Allah SWT berfirman :'katakanlah:'adakah sama orang -orang yang mengetahui dengan orang yang tidak mengetahui?". (QS. AZ. Zumar:9)  

Selasa, 14 Juni 2011

MICROCONTROLLER

Microcontroller adalah salah satu hasil dari perkembangan komponen elektronika yang lahir dari teknologi semiconductor. Microcontroller merupakan jantung dan otak dari sebagian besar peralatan elektronik masa kini. Sebuah laporan resmi dari Sun Microsystem, perusahaan pendesain microprocessor dari Pico Java menyatakan bahwa rata-rata rumah pada akhir dasawarsa ini, di dalamnya terdapat sekitar 50 sampai 100 microprocessor dan microcontroller yang mengontrol handphone, PDA, digital camera, computer, microwave oven, VCR, Televisi, Remote, Kulkas, Mesin cuci, AC, Sistem pengaman rumah dll. Meskipun fasilitas tersebut mencerminkan keadaan rumah di Negara-Negara maju, tetapi tidak bisa di pungkiri bahwa jumlah pemakaian microcontroller dan microprocessor dalam aplikasi kebutuhan sehari-hari meningkat dengan sangat cepat.
Disamping pemakaian dalam peralatan rumah tangga, sektor lain yang mendapatkan pengaruh sangat besar dari perkembangan microcontroller adalah sektor industri elektronik. Sebagai contoh, dengan munculnya teknologi “Flash” yang mempunyai kapasitas yang jauh lebih besar di bandingkan dengan teknologi penyimpanan data convensional seperti diskette serta di dukung oleh perkembangan sistem kontroler yang canggih, bisa mengubah gaya hidup seseorang di dalam kebiasaan pemanfaatan penyimpanan data elektronik. Pada era 90-an, diskette hanya di gunakan untuk media penyimpanan document teks atau data-data tertulis karena keterbatasan kemampuan storage capacity-nya. Saat ini portable device yang menggantikan peran diskette, seperti flash disk, mmc dll memberikan fasilitas lebih dalam hal penyimpanan data, portabilitas, dan daya tahan sehingga pemakaian portable device memungkinkan pengguna untuk melakukan penyimpanan data dengan jumlah yang besar, misalnya untuk kebutuhan multimedia bahkan untuk sistem operasi portable. Hal tersebut mempengaruhi motivasi, tujuan dan strategi pasar dari developer produk elektronik.
Microcontroller dan microprocessor sangat handal dan menjadi pilihan untuk di gunakan dalam rangkaian elektronika digital secara mass product karena alasan efisiensi, portabilitas, dan dimensi atau ukuran. Coba kita bayangkan untuk mendesain sebuah sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acquisitions) untuk aplikasi industri menggunakan rangkaian logika diskrit sebagai processor-nya. Bila hal itu di lakukan, maka kita akan melihat sebuah perusahaan dengan separuh ruangan kerjanya terisi dengan rangkaian elektronik dengan kombinasi logika yang sangat rumit bahkan untuk proses maintenance saja membutuhkan waktu berhari-hari seperti pertama kali munculnya istilah “debug” yang mencari serangga betulan yang masuk ke mainframe (komputer generasi pertama).
Microcontroller, Microcomputer atau Microprocessor?
Sangat sering dan sudah menjadi hal yang biasa pengertian dari microcontroller,microcomputer dan microprocessor sering bertukar dan di salah artikan. Bagaimanapun, ketiga istilah tersebut sangat berbeda dan sangat penting untuk mengerti tentang pengertian yang sesungguhnya.
Microprocessor adalah CPU atau Central Processing Unit yang terdapat dalam satu chip. CPU di desain dengan (MSI/LSI) chips yang terintegrasi dengan jumlah medium ataupun besar. Intel dengan processor 4004 meletakkan semua komponen dari CPU aritmetic logic unit (ALU), instructions decoder, registers, bus control circuits dll menjadi satu, maka lahirlah microprocessor. 4004 adalah processor 4 bit pertama dari Intel.
Jika sebuah microprocessor dengan peralatan peripheral pendukungnya seperti circuit board, I/O peripheral, Memory (program ataupun data) di letakkan bersama dalam suatu tempat seperti komputer kecil yang di khusus di gunakan untuk akuisisi dan aplikasi process control, maka yang seperti itu di sebut sebagai microcomputer. Jadi bila kita mendesain rangkaian dengan microprocessor yang terkenal seperti 8088 ataupun bahkan dengan 8085 di tambah dengan EEPROM sebagai tempat penyimpanan sumber data program, RAM sebagai tempat penyimpanan variabel dan sedikit antarmuka chips I/O (sebagai perantara untuk berkomunikasi dengan dunia luar) berarti kita termasuk dalam golongan microcomputer desainer, karena sistem tersebut termasuk dalam golongan sistem microcomputer.
Di dalam pemikiran yang lain, bila semua komponen penyusun microcomputer di kumpulkan menjadi satu, dan di masukkan di dalam satu chip silicon, maka chip tersebut di sebut dengan microcontroller. Texas Instruments adalah perusahaan semiconductor pertama yang membuat microcontroller dengan TMS 1000 series. TMS 1000 series microcontroller, sudah mempunyai RAM, ROM dan I/O yang cukup dan di gunakan untuk aplikasi microwave oven controller, industrial timer dan calculator. Sekarang banyak beredar jenis-jenis microcontroller yang di produksi oleh berbagai macam perusahaan sebagai contoh : Intel dengan 8084 dan 8051, Motorola dengan 68HC11, Zilog dengan Z8, Microchips dengan PIC, Hitachi dengan H8 dan ATMEL dengan MCS-51 yang mengadopsi 8051 dan yang terbaru adalah AVR dengan sistem RISC (Reduced Instruction Set Computer). Keluarga microcontroller mengindikasikan keberadaan beberapa jenis microcontroller dengan dasar arsitektur processor yang sama, tetapi mempunyai karakteristik yang berbeda dalam peripheral penyusunnya. Misalnya adalah jumlah I/O port kapasitas RAM dan memori flash, kemasan, fasilitas SFR (Special Function Register) dll. Kini pengertian microkontroller, microcomputer dan microprocessor telah kita ketahui dengan jelas dan tidak membingungkan, meskipun masih akan tetap ada orang-orang di sekitar kita yang mengartikannya dengan terputar balik ataupun salah pengertian. Tetapi dalam dunia microcontroller, microcontroller adalah sebuah chip yang di dalamnya sudah terdapat CPU dan peripheral pendukungnya (RAM,ROM,I/O ports, Timers, Serial port dll.).
Apakah Kita Memerlukan Microcontroller?
Berdasarkan analisis kebutuhan, putuskan apakah sistem yang kita desain cukup di selesaikan dengan komponen / biaya yang lebih sedikit di bandingkan dengan menggunakan microcontroller?. Apakah sistem kita membutuhkan fasilitas 

Minggu, 12 Juni 2011

Aplikasi desain grafis

Bagaimana cara menyiapkan koneksi FTP (atau sFTP) ke host web eksternal?

  •           Kunjungi Pengaturan | Publikasi dan pilih metode koneksi. Lalu, masukkan pengaturan Anda. Setelah Anda selesai, simpan rincian server Anda lewat tombol Simpan Pengaturan di bagian bawah, dan publikasikan ulang blog Anda. Harap ingat bahwa nomor port default akan digunakan (:21 untuk FTP dan :22 untuk SFTP); penetapan port alternatif tidak akan bekerja. Jangan menyertakan http:// atau ftp:// di dalam alamat server atau pengaturan lintasan.
  • Domain Anda

    Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah memilih nama domain, seperti mysite.com dan mendaftarkannya. Anda dapat mendaftarkan nama domain dari pencatat pendaftaran apa pun . 
    • Pengaturan DNS

    Lalu, Anda perlu membuat data CNAME untuk domain Anda dengan DNS, yang menghubungkan domain Anda dengan ghs.google.com. Prosedur yang benar untuk melakukan hal ini berbeda-beda, tergantung pada pencatat pendaftaran domain Anda, jadi silakan langsung hubungi pencatat pendaftaran Anda dan mereka akan membantu Anda. Berhati-hatilah bahwa data DNS yang baru tidak dapat langsung diberlakukan.
    • Pengaturan Blogger

    Apabila domain baru Anda tidak mengarah ke blog Anda, tunggu satu atau dua hari, untuk memastikan semua server DNS telah diperbarui. Apabila domain belum mengarah dengan benar, hubungi pencatat pendaftaran untuk memastikan bahwa Anda telah memasukkan pengaturan DNS dengan benar.
    Hingga tahap ini , server DNS tahu cara mengarahkan orang menuju Google ketika mereka ingin melihat blog Anda, jadi kami harus memastikan Google mengaitkan blog yang benar dengan domain Anda. Anda melakukannya pada tab Pengaturan | Penerbitan untuk blog Anda di dalam Blogger. Apabila menerbitkan di Blog*Spot, Anda akan melihat sebuah link di dekat bagian atas yang menawarkan pengalihan ke domain kustom. Cobalah dan klik link tersebut. Pengaturan Alamat Blog*Spot sekarang berubah menjadi Domain Anda. Tulis domain yang Anda daftarkan di awal proses ini, kemudian simpan pengaturan Anda.

    Catatan:

    • Alamat Blog*Spot asli Anda akan meneruskan secara otomatis ke domain baru Anda. Dengan cara itu, link atau bookmark yang sudah ada di dalam situs Anda akan tetap bekerja.
    • Anda dapat menggunakan fitur ini dengan domain (misal, mysite.com) atau subdomain (misal, name.mysite.com). Namun, Anda tidak bisa menentukan subdirektori (misal, mysite.com/blog/) atau wildcard (misal, *.mysite.com).